CFD Jadi Etalase Budaya, Bupati Bogor Dorong Pedagang UMKM Kenakan Pakaian Adat

CIBINONG – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai memperkuat identitas daerah melalui pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Stadion Pakansari, Ahad (2/8). Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong para pelaku UMKM mengenakan pakaian adat Sunda saat berjualan sebagai upaya menghadirkan budaya dalam aktivitas sehari-hari.

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan, gagasan tersebut merupakan arahan langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto yang ingin memperkuat jati diri Kabupaten Bogor melalui ruang-ruang publik.

Menurut Ajat, Bupati Rudy Susmanto berulang kali mengingatkan pentingnya membangun identitas daerah agar Kabupaten Bogor memiliki ciri khas yang mudah dikenali masyarakat maupun wisatawan.

“Pak Bupati selalu mengingatkan kepada kami tentang pentingnya identitas Kabupaten Bogor. Beliau bertanya, apa sebenarnya identitas kita? Kalau kita memiliki budaya Sunda, mengapa budaya itu hanya ditampilkan pada acara seni atau kegiatan kebudayaan saja? Budaya seharusnya hadir dan melekat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ajat.

Ia menjelaskan, Car Free Day dipilih sebagai langkah awal karena telah menjadi ruang publik yang semakin diminati masyarakat setiap pekan. Selama ini berbagai pertunjukan seni dan budaya sudah rutin ditampilkan, namun penerapan unsur budaya dalam aktivitas sehari-hari masih perlu diperkuat.

Karena itu, mulai pekan ini para pedagang UMKM didorong mengenakan pakaian adat, seperti pangsi, totopong, kebaya, maupun busana bernuansa tradisional yang tetap nyaman digunakan saat beraktivitas.

Ajat mengungkapkan, dirinya bersama Bupati Bogor juga berkeliling menemui para pedagang untuk melihat langsung pelaksanaannya sekaligus mendengarkan tanggapan mereka.

“Hasilnya sangat positif. Para pedagang merasa senang dan tetap nyaman menggunakan pakaian adat. Ini menjadi modal yang baik untuk terus kita kembangkan,” katanya.
(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)